Dua Jambret Babak Belur Tertangkap Warga di Batang Jateng

Dua Jambret Babak Belur Tertangkap Warga di Batang Jateng – Dua jambret fase belur tertangkap penduduk di Batang, Jawa Tengah. Pemeran menjambret tas punya penduduk yg berisi uang Rp 55 ribu.

Satu orang pemeran langsung tertangkap serta dihajar sampai fase belur oleh penduduk. Satu pemeran pernah kabur serta melarikan diri dengan bersembunyi di kebun pisang punya penduduk.

Ke-2 pemeran bernama Sigit Hasto Wusono (37) penduduk Bandengan, Pekalongan serta Rizal Andika (29),wWarga Tirto, Pekalongan. Mereka kerjakan perbuatan jambret di jalan Nganjir, Desa Karanganyar, Kecamatan Batang Kabupaten Batang.

Waktu bersembunyi di kebun pisang, pemeran dikejar anggota Koramil 08/Wonotunggal, Serma Wani Batituud.

“Pelakunya ada dua. Satu pemeran ditangkap penduduk serta satu pemeran kabur. Pemeran saya kejar serta hilang di kebun pisang,” kata Wani bercerita penangkapan pemeran.

Demikian jelas pemeran lari di kebun pisang, dia mengerjar serta mencarinya.

“Selesai mencari sana sini nyatanya bersembunyi seperti main petak umpet dengan saya, pemeran saya bekuk serta amankan,” katanya.

Menurut dia pemeran membidik korbanya ialah ibu-ibu yg mengendarai sepeda onthel. Korban bernama Muslikah (50), penduduk Lebo, Kecamatan Warungasem, Batang, yg tengah mengendarai sepeda onthel selepas kerja jadi pembatik di Pekalongan.

“Tas hitam punya korban, ditempatkan di keranjang depan sepeda serta langsung dengan gampang diambil dua pemeran,” lebih Wani Batituud.

Korban yg jelas tasnya dibawa kabur oleh ke-2 pemeran langsung berteriak-teriak memohon tolong. Dengar teriakan korban, suatu kendaraan pick up langsung memalangkan kendaraan di jalan buat membatasi pemeran.

Lantaran terhambat kendaraan mobil bak terbuka itu, motor tercebur ke lahan persawahan. Satu pemeran sukses ditangkap penduduk. Dan satu pemeran kabur.

“Saya menyaksikan satu diantaranya terduga lari mengarah pemukiman buat menghindar kejaran penduduk, Spontan saya kejar mengarah pemeran,” tuturnya.

“Saya ikut menentramkan korban, serta mengamankan tas korban yg berisi uang Rp 55 ribu,” terangnya.

Menurut dia barang untuk bukti, berwujud sepeda motor Vario hitam Nomer Polisi G 5523 ZK, lalu diserahkan ke Polsek Batang Kota buat diolah.

You might also like